Rafa dan Tas Barunya

” Bu, ada barang promo nih.” kata teman sekantor yang kebetulan anggota MLM produk fashion di jam istirahat, sambil mengeluarkan beberapa jenis barang mulai dari tas, sepatu, baju dan asessoris. ” sebagian sudah ada yang punya karena memang barang pesanan, tapi saya pesannya lebih jadi ada sisanya. sapa tau ada yang berminat.” terangnya.

” Bu Ifah, ini ada tas lucu, sisa satu, kayaknya cocok sekali untuk rafa” tawarnya padaku sambil menunjukkan sebuah tas mungil berwarna coklat muda dengan hiasan kepala boneka singa. Karena harganya tak terbilang mahal dan bentuknya yang lucu, jadi juga aku membelinya. Nah lo, tergoda lagi kan…. Susah sekali memang (apalagi buat ibu-ibu) menahan godaan untuk tidak membeli barang-barang yang ditawarkan apalagi jika barang tersebut berlabel “barang promo”. Karena di benak kita yang namanya promo biasanya identik dengan “murah”.

Tas anak lucu

Sepulang dari kantor barulah tas itu kuberikan pada bungsuku Rafa. Setelah mengucap “makasih” lengkap dengan bonus peluk cium, kemudian mencari beberapa benda yang bisa dimasukkan kedalamnya, disandanglah tas itu kemana-mana.

Mungkin sudah menjadi sifat dasar manusia suka akan barang baru, terlebih lagi anak-anak. Lihat saja Rafa, sejak kuberi tas baru siang harinya, hingga sore hari si tas masih dengan setia nangkring di pundaknya. Keluar masuk rumah “sekolah-sekolahan” katanya, makan, minum, pipis, tasnya ga mo dilepasin. Cuma waktu mandi saja bisa, dengan alasan nanti tasnya basah, hehehe. Tapi setelah itu ya kembali lagi, bahkan sampai tidur malam harinya, tasnya tetep dibawa, ga boleh dilepasin. Untuk menjaga suasana agar tetap kondusif (aman dari suara jeritan dan tangisan Rafa yang biasa terjadi jika dipaksa) akhirnya kubiarkan tas itu menemani tidurnya. Setelah kuanggap cukup nyenyak dengan cara membolak balik badannya dan dia tidak terjaga, barulah tasnya kulepaskan. Dasar anak-anak, barang baru maunya dibawa-bawa terus…..

Rafa tertidur dengan tas baru di punggungnya

Tak perlu khawatir dengan sikap anak kita yang seperti ini, suka dengan barang baru. Wong, kita saja yang sudah segede gini masih suka juga dengan barang baru, apalagi ini sifatnya hanya sementara. Paling lama seminggu, setelah itu bosan dan tidak lagi, terlebih kalau ada barang baru lainnya yang lebih disukai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: